Gubernur Apolo Safanpo Ingatkan Tali Persaudaraan dan Silahturahmi

Minggu,26 April 2026

Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengingatkan umat muslim menjaga tali persaudaraan dan silahturahmi

Hal itu disampaikannya disela-sela Halal Bihalal keluarga besar Masjid As-Syafa'at Spadem Merauke bersama Gubernur Papua Selatan, Minggu (26/4/2026).

Apolo mengatakan setiap kali melaksanakan Halal Bihalal semua diingatkan pada tali persaudaraan dan tali silahturahmi sangat penting, perlu dipelihara dan ditumbuh kembangkan dari generasi ke generasi.

"Agar kita dapat hidup rukun, bersatu dan dapat membangun negeri yang Tuhan percayakan kepada kita,"kata Apolo.

Tapi juga, kata Apolo mengupayakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat di Papua Selatan.

"Saya selalu mengingatkan diberbagai kesempatan, bahwa kalau kita bayangkan 25 tahun kedepan, kurang lebih di 2050, kira-kira saat itu kita masih ada atau tidak,"ujarnya.

Ia mengatakan, tahun 20250, 25 tahun dari sekarang mungkin angkatan 70-an, 80-an bahkan mungkin angkatan 90-an sudah semakin sedikit.

"Jika mengikuti acara-acara reunian, baik reuni sekolah maupun reuni kampus, setiap kali kita mengikuti acara reuni, teman-teman kita itu semakin berkurang,"kata dia.

"Setiap kali perayaan ulang tahun kita, umur kita berkurang satu tahun. Jadi, pada saat itu, mugkin kita semua yang hadir disitu sudah tidak ada lagi pada waktu itu yakni di 20250,"ujarnya lagi.

Lanjut dia, mungkin tubuh ini sudah kembali menyatu dengan alam semesta,menjadi tanah, debu, air atau menjadi udara.

"Bumi akan terus berputar dan waktu akan terus berjalan walaupun tanpa kehadiran kita,"kata Apolo.

Ia mengatakan manusia hanya makhluk yang sifatnya sementara, tidak terasa waktu terus berjalan.

"Pada akhirnya, masing-masing kita akan memiliki tempat istirahat yang tenang sendiri-sendiri,"ujarnya lagi.

Apolo menyebut, tak ada lagi saling mengganggu. Saat itu, mau secanggih apapun teknologi yang dimiliki, secanggih apapun hendphone yang dimiliki, sebagus apapun signal internet yang ada, semua sudah tidak berguna.

"Tidak bisa berkomunikasi lagi. Jadi kesempatan untuk berkomunikasi yaitu saat ini dan disini. Waktu yang Tuhan karuniakan kepada kita adalah saat ini dan tempat ini,"kata dia.

"Waktu lalu, kata dia, Tuhan telah mengaruniakan waktu kepada orang-orang yang sudah ada, sebelum kita ada,"ujarnya lagi.

Apolo mengatakan mereka telah berkarya, mengabdi, melayani dan telah mengakhiri seluruh tugas, karya dan pengabdiannya yang Tuhan anugrahkan kepada mereka.

"Nanti, setelah kita tidak lagi berada, Tuhan akan memberikan ruang dan waktu kepada orang-orang yang akan datang setelah kita tidak ada,"katanya.

"Saat ini, Tuhan mempercayakan ruang dan waktu kepada kita,"ujarnya lagi.

Ia mengajak umat memanfaatkan waktu yang ada, lantaran waktu terlalu singkat untuk diisi dengan hal-hal yang kurang baik.

"Oleh karena itu, apakah perlu untuk kita saling membenci, mendendam. Waktu kita sangat singkat, mari kita isi ruang dan waktu yang Tuhan karuniakan kepada kita untuk perbanyak tali silahtrahmi,"kata dia.

Ia berharap tali silahturahmi diperbanyak dengan saling menghargai, saling menghormati, saling membantu dan saling tolong menolong dalam upaya untuk menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi banyak orang.

"Kami mengajak semua, mari kita terus memupuk, menjaga dan memelihara tali silahturahmi agar kita dapat membangun negeri yang luas dan penuh dengan potensi kekayaan sumber daya alam yang melimpah yang Tuhan karuniakan kepada kita,"ujarnya.

Gubernur Apolo menambahkan, guna memenuhi kebutuhan saat ini, anak-anak,di masa mendatang.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
  • 8 Aksi Konvergensi
  • AMDAL
  • APBD

Share post :