Gubernur Apolo Safanpo Lantik Wakil Ketua II MRP Papua Selatan
Kamis,2 Juli 2026
Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo melantik dan mengukuhkan Natalis Kristian Basik Basik sebagai Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) provinsi setempat
Pelantikan dan pengukuhan berlangsung di Hotel Halogen Merauke, Kamis (2/7/2026).
Mengawali sambutan, Gubernur Apolo mengatakan, Kehadiran hari ini untuk pelantikan dan pengukuhan Wakil Ketua II Majelis Rakyat Provinsi (MRP) Papua Selatan, Natalis Kristian Basik Basik.
Apolo menyebut, pemerintah dan masyarakat mengucapkan selamat dan sukses kepada Natalis Kristian Basik Basik yang dilantik dan dikukuhkan sebagai Wakil Ketua II MRP Papua Selatan.
Ia berharap, semoga tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan, dapat dilaksanakan sebaik mungkin.
Kepada seluruh anggota MRP Papua Selatan, juga diharapkan mendukung baik secara moril maupun materil atas tugas baru yang diembang.
Lanjut dia, sehingga dapat melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pimpinan dan anggota serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah.
Selanjutnya, dengan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Selatan dan tingkat pemerintah kabupaten dalam cakupan wilayah Papua Selatan.
Kemudian, dengan organisasi- organisasi kemasyarakatan, elemen dan komponen masyarakat lain agar bersinergi, bekerjasama, bermitra dalam upaya mewujudkan kesejahteraan nasional yakni menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah ini.
Saat ini, kata dia, seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dalam kondisi efisiensi akibat beberapa kendala termasuk geopolitik global dan geostrategi berbagai negara.
Terkait itu, Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan kementerian, pimpinan lembaga, dan pimpinan daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, dalam keadaan efisien ini, dapat memanfaatkan potensi yang ada terutama menjaga keamanan, ketertiban dan stabiltas masyarakat.
"Ibarat manusia, sehat saja sudah susah, apalagi sakit, pasti lebih susah,"kata Gubernur Apolo Safanpo.
Apolo mengatakan, kondisi kambtibmas dan keamanan yang normal dan aman saja, rakyat masih susah, apalagi terganggu masyarakat lebih susah.
Untuk itu, kata dia, perlu menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, kondusitivitas dengan tetap saling menghargai dan menghormati.
Menurutnya, kata orang bijak, semua masalah didunia akan berkahir apabali orang itu sudah mati atau meninggal dunia, selama masih hidup masalah terus menjadi bagian yang dihadapi dalam hidup.
"Tugas kita adalah mencari jalan keluar masalah itu, para pemimpin jangan membuat masalah baru,"ujarnya.
Lanjut dia, masalah yang ada sudah menyusahkan masyarakat, tugas seorang pemimpin memberikan ketenangan.
Pemimpin harus hadir dan mampu memberikan solusi, bukan menciptakan masalah baru dan tidak membantu menyelesaikan.
"Semua punya tugas dan tanggung jawab yang sama di masing-masing bidang, dalam tugas dan panggilan masing-masing dimana saja ia berada,"kata dia.
Terkait itu, kata Apolo, Presiden Prabowo meminta agar menjaga konetivitas serta kambtibmas di tempat kerja dan tempat tinggal masing-masing, agar aktivitas perekonomian masyarakat berjalan normal.
"Tanggung jawab kambtibmas bukan hanya polisi tetapi semua, minimal dari tempat tinggal masing-masing," ujar dia.
Selanjutnya, lanjut dia, mampu memaksimalkan potensi yang ada yakni mampu menyesuaikan diri, apabila memaksakan maka bakal menciptakan masalah baru.
Apolo mengingatkan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak memaksakan program yang tak mampu dibiayai, biasakan mencukupkan diri dengan apa yang ada.
"Bekerja semampunya, bukan memaksakan diri, bukan hanya anggaran, kesehatan juga penting,"tegas Gubernur Apolo.
Ia menyebut, jika kesehatan menurun dan terganggu, jangan memaksakan diri, kesehatan lebih penting dari apapun.
"Kita yang ada, saling mengingatkan, kita yang mengatur waktu, jangan waktu yang mengatur kita,"kata dia.
Menurut dia, jika merasa kelelahan, jangan memaksa diri bekerja, bekerja selama 24 jam juga tak menyelesaikan seluruh persoalan.
"Lakukan apa yang bisa dilakukan, selebihnya Tuhan, yang tidak bisa diselesaikan diserahkan kepada Tuhan karena Dialah yang mampu menyelesaikan seluruh persoalan,"ujarnya.
Ia menambahkan, kepada Natalis Kristian Basik Basik, jabatan baru yang diemban adalah kepercayaan dan amanah dari Tuhan dan leluhur semoga dilaksanakan sebaik mungkin.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
- Tags:
- -Transportasi Bus ASN
- 120 Tahun Masuknya Injil
- 1447
- 200 kupon
- 2025–2029
- 32
- 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
- 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
- 8 Aksi Konvergensi
- AMDAL