Papua Selatan Dukung BPJS Kesehatan Merauke Perluas Cakupan Kepesertaan
Kamis,11 Juni 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendukung BPJS Kesehatan Cabang Merauke memperluas cakupan kepesertaan
Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendukung penuh segala upaya yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dalam memperluas cakupan kepesertaan dan meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Demikian disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan, Agustinus Joko Guritno, mewakili Gubernur Apolo Safanpo membuka sosialisasi pendaftaran dan pembayaran iuran anggota keluarga lain bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah, Tenaga Kontrak/PPPK paruh waktu di lingkup pemerintah provinsi setempat.
Sosialisasi tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Papua Selatan, Kamis (11/6/2026).
"Untuk itu, saya meminta dan berharap kepada seluruh pimpinan perangkat daerah yang hadir untuk berperan aktif,"kata Guritno dalam sambutannya.
Ia meminta kepada perangkat daerah agar menyampaikan dan menyebarluaskan informasi penting hasil sosialisasi ini kepada seluruh ASN, tenaga kontrak, maupun PPPK paruh waktu di unit kerja masing-masing.
"Kita ingin memastikan pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik, lancar, dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku,"ujarnya.
Guritno mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini dengan sebaik-baiknya.
"Silakan aktif berdiskusi, bertukar pikiran, dan gali informasi sedalam-dalamnya dari para narasumber agar proses pendaftaran maupun pembayaran iuran ke depan tidak menemui hambatan,"kata dia.
Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Merauke atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
Guritno berharap kerja sama ini terus terjaga dan ditingkatkan demi menaikkan derajat kesehatan masyarakat serta mewujudkan pelayanan publik berkualitas di Papua Selatan.
Dia menyarankan alangkah baiknya jika setelah sosialisasi ini bisa langsung dibuka layanan pendaftaran di tempat bagi yang membutuhkan, agar pelayanan bisa berjalan lebih cepat.
Namun, kata Guritno, jika belum memungkinkan, koordinasi dapat dilanjutkan ke kantor BPJS Kesehatan terdekat.
Guritno menjelaskan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia sekaligus investasi jangka panjang yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah Provinsi Papua Selatan.
Oleh karena itu, menurut dia, Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus berkomitmen dan berupaya memastikan agar seluruh lapisan masyarakat termasuk keluarga para ASN, tenaga kontrak, dan PPPK memperoleh perlindungan kesehatan yang memadai melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
"Kegiatan sosialisasi yang kita laksanakan pada hari ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis," ujarnya.
Melalui forum ini, lanjut dia, BPJS Kesehatan ingin memberikan pemahaman yang lebih luas dan jelas mengenai mekanisme pendaftaran bagi anggota keluarga lain di luar tanggungan utama, serta bagaimana tata cara pembayaran iurannya.
Ia mengatakan, sebagaimana ketentuan regulasi yang berlaku, anggota keluarga di luar tanggungan utama peserta tetap dapat didaftarkan sebagai peserta JKN, tentunya dengan kewajiban pembayaran iuran yang disesuaikan dengan regulasi dan aturan yang telah ditetapkan.
Guritno berharap kepada seluruh peserta agar benar-benar memahami apa saja yang menjadi hak dan kewajiban mereka, prosedur administrasi apa yang harus dipenuhi, serta manfaat nyata yang akan diperoleh dari kepesertaan anggota keluarga tambahan ini.
"Dengan pemahaman yang utuh, kita harapkan tidak ada lagi keraguan, kebingungan, ataupun kesalahpahaman di lapangan terkait pelaksanaan kebijakan ini,"tambah dia.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
- Tags:
- -Transportasi Bus ASN
- 120 Tahun Masuknya Injil
- 1447
- 200 kupon
- 2025–2029
- 32
- 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
- 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
- 8 Aksi Konvergensi
- AMDAL