Pemprov Manfaatkan Safari Ramadan Untuk Dekatkan Diri Dengan Umat Muslim

Kamis,12 Maret 2026

Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan memanfaatkan  Safari Ramadan untuk mendekatkan diri dengan umat muslim tapi juga masyarakat

Demikian disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Papua Selatan, Paskalis Imadawa saat bersama rombongan melakukan Safari Ramadan di Masjid Darul Ma'arif yang terletak di dalam kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'arif, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Kamis (12/3/2026).

Paskalis mengatakan bahwa Pemprov menggelar Safari Ramadan lantaran hendak mendekatkan diri dengan umat muslim dan masyarakat.

"Melalui Safari Ramadan ini mungkin ada kesalahan kami mohon dimaafkan dan didoakan,"kata Wagub Paskalis Imadawa disela-sela sambutan.

Lanjut dia, Pemprov juga hendak mendekatkan ulama dan umarah, terkadang ada jarak sehingga membuat umat bingung, kadang antara umat dan ulama saling menjaga jarak dan gengsi.

"Kami pemerintah tidak boleh ada gengsi, tidak boleh ada jarak antara ulama dan umarah, sehingga umat muslim ini bisa memimpin mereka dengan baik untuk hidup dalam satu kesatuan yang dinamakan ukhuwah islamiah,"ujarnya.

Paskalis menegaskan harus ada  kesadaran untuk membangun persatuan dan kesatuan, solidaritas, hubungan kerjasama yang baik, yang sudah diamanatkan dalam ukhuwah islamiah.

"Mari kita sama-sama melaksanakan ukhuwah islamiah itu, kadang orang berbicara tentang kesatuan, ukhuwah islamiah tetapi pelaksanaanya itu masih jauh dari harapan,"kata dia.

Ia mengajak umat muslim memanfaatkan waktu puasa ini dengan baik, jangan sampai dinodai dengan menahan segala macam keinginan badan dan daging.

Paskalis mengatakan kini perkembangan teknologi makin canggih, sehingga perlu menjaga jari jemari lantaran terkadang membuat orang bisa merasa terkikis dan marah.

Pemprov Papua Selatan mengimbau kepada masyarakat agar menjaga kedamaian, keamanan, kondusivitas, kebersamaan, persaudaraan, dan toleransi, tak ada perbedaan. Islam tidak mengajarkan adanya kapitalisme, dan kekerasan.

"Bulan suci Ramadan ini mengajarkan kita untuk berempati kepada orang, bukan hanya berbagi kasih lebih khusus kepada orang-orang miskin, dan anak-anak terlantar,"ujarnya.

Artinya, lanjut dia, pintu-pintu rumah dan hati bahkan dompet pun harus dibuka untuk berbagi kasih, bersedekah kepada sesama. Ia menyarankan agar mendekatkan diri dengan Al-Quran.

Paskalis meyakini anak-anak di Ponpes tentunya dituntut mendalami ajaran spiritual, rohaniah. Dengan demikian sudah pasti anak itu bakal menjadi baik.

Dalam bulan puasa ini, menurut Paskalis, ada empat hal penting yakni pertama, memanfaatkan waktu kini sebelum Tuhan menjemput. Kedua, memanfaatkan waktu sebelum sakit, lantaran jika sakit tak bisa berbuat apa-apa, tak bisa berpuasa.

Kemudian, ketiga memanfaatkan waktu hidup sebelum maut menjemput, kesempatan masih hidup berbuat baiklah. Selanjutnya, keempat memanfaatkan waktu sebelum menghadap sang khalik.

Ia mengimbau kepada orangtua agar menitipkan anak-anaknya di Ponpes. Lantaran, kini orangtua sudah tidak cocok mengasuh anaknya, orang tua berpikir satu cara, anak-anak sudah 1.000 cara.

Untuk itu, kata dia, orangtua harus menitipkan mereka ke Ponpes untuk diasuh dengan pendekatan rohaniah dan spiritual. Pendekatan-pendekatan itu hanya ada di Ponpes.

Lanjut dia, ketika anak tersebut dititip di ponpes sejak usia dini sampai memasuki usia remaja bakal menjadi anak yang cerdas, handal,dan unggul.

Selain itu, bakal menjadi terang bagi teman-temannya dari tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sampai perguruan tinggi. Walaupun kini dibatasi memegang handphone.

Paskalis berpesan kepada santriwan dan santriwati agar memanfaatkan bulan suci ini untuk bertaqwa kepada Allah SWT. Tapi juga sebagai sarana mengendalikan hawa nafsu.

Melalui ibadah puasa ini, kata dia, harus merasa empati, peduli dan bersedekah kepada orang yang membutuhkan.Ia memohon kepada santriwati dan santriwan agar mendoakan situasi saat ini.

"Semoga di bulan puasa ini, kami meminta kepada warga, santriwan dan santriwati mendoakan pemimpinnya mulai dari tingkat provinsi, kabupaten hingga pemerintahan terkecil ditingkat kampung,"kata dia.

Setelah menyampaikan sambutan, Wakil Gubernur Paskalis Imadawa menyalurkan sembako kepada umat muslim setempat.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
  • 8 Aksi Konvergensi
  • AMDAL
  • APBD Pemprov

Share post :