Pemprov Papua Selatan Harap Hasil Workshop Pemetaan Kelompok Rentan Dikawal

Jumat,13 Februari 2026

Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan berharap workshop pemetaan kelompok rentan dan persiapan penyelenggaraan pra-musrenbang dikawal 

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Nelson Sasarari mewakili Gubernur Apolo Safanpo menutup kegiatan tersebut di Swissbel-hotel Merauke, Jumat (13/2/2026).

Workshop pemetaan kelompok rentan dan persiapan penyelenggaraan pra-musrenbang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Selatan, Program Kemitraan Australia-Indonesia, Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) 

Selanjutnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Kerja Rakyat (Jerat) Papua. Workshop itu berlangsung selama dua hari yakni Kamis-Jumat (12-13/2/2026) di Swissbel-hotel Merauke.

Sebelum menutup kegiatan, dalam sambutannya mewakili Gubernur Apolo, Nelson berharap workshop dua hari itu memberikan sumbangsih terkait permasalahan-permasalahan di Papua Selatan. Lantaran, hingga kini masih banyak masyarakat menuntut kehadiran pemerintah.

"Khusus kita di Papua, isu tentang kegagalan otonomi khusus (otsus) masih kuat. Belakangan ini banyak hal-hal rentang yang kita lihat,"kata mantan Kepala Dinas Perhubungan Papua Selatan ini.

Nelson meyakini bahwa hal-hal tersebut tengah didiskusikan melalui workshop selama dua hari ini. Bakal ada ruang yang dibuka sebelum musrenbang.

"Kepada peserta workshop diharapkan bersama Bapperida, SKALA dan Jerat terus mengawal hasil yang sudah didiskusikan selama dua hari,"ujar Nelson Sasarari.

Ia berharap hasil yang sudah didiskusikan selama dua hari dapat bermanfaat bagi masyarakat, negeri ini, tanah ini dan juga negara. Peserta workshop diharapkan mengawal hasil diskusi dalam pra-musrenbang yang dijadwalkan pada April mendatang.

Dengan demikian, kata dia, dapat menepis sorotan kegagalan pemerintah yang hingga kini masih disuarakan masyarakat. Forum diskusi dua hari itu baru pertama kali dilakukan di Papua Selatan.

Dia menambahkan, Pemprov Papua Selatan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapperida, SKALA dan Jerat yang telah menginisiasi workshop tersebut.

Setelah menyampaikan sambutan, Nelson mewakili Gubernur Apolo Safanpo menutup workshop pemetaan kelompok rentan dan persiapan penyelenggaraan pra-musrenbang dengan menabuh tifa.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
  • 8 Aksi Konvergensi
  • AMDAL
  • APBD Pemprov
  • ASN

Share post :