Pemprov Papua Selatan Segera Tindak Lanjuti Aspirasi Pemekaran Kabupaten

Sabtu,23 Mei 2026

Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan segera menindak lanjuti aspirasi pemekaran kabupaten yang sudah disampaikan masyarakat dari empat kabupaten dalam cakupan wilayah provinsi tesebut

Gubernur Apolo Safanpo menyampaikan hal itu saat bersama rombongan bertatap muka dan berdialog dengan warga Kampung Syuru, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Sabtu (23/5/2026).

Tapi juga menanggapi aspirasi pemekaran kabupaten yang disampaikan Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo mewakili masyarakat Syuru.

Gubernur Apolo mengatakan bahwa 
dalam setiap kunjungan baik di Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Kabupaten Asmat memang seluruh pemerintah daerah sudah mengusulkan pemekaran kabupaten.

Lanjut dia, baik di Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel, maupun Asmat sejak lama memang sudah ada usulan-usulan pemekaran yang juga sudah diperjuangkan oleh para senior dan pendahulu.

Hanya saja, kata dia, hingga kini masih tertahan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena ada kebijakan moratorium oleh Presiden Prabowo Subianto. Tetapi tak menutup kemungkinan untuk bisa diperjuangkan kembali.

"Jadi, kami akan menyampaikan secara resmi kepada empat bupati dalam cakupan wilayah Provinsi Papua Selatan untuk coba kembali kita usulkan,"kata dia.

Ia mengatakan, mungkin nantinya akan diawali dengan pembentukan tim asistensi bersama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

"Coba kita bentuk tim asistensi dan kita kembali mengusulkan pemekaran kabupaten,"ujar Gubernur Apolo.

Nantinya, kata dia, usulan dimulai dari kabupaten disampaikan ke provinsi, kemudian tim asistensi dari kabupaten dan tim asistensi dari provinsi, bersama- sama dengan tokoh masyarakat secara bersama mengusulkan pemekaran kabupaten ke Kemendagri dan juga ke DPR RI.

Gubernur Apolo mengaku, ini memang sudah menjadi aspirasi yang sangat mendesak di empat kabupaten yang ada. Oleh karena itu, nantinya akan segera ditindak lanjuti.

"Mungkin akhir tahun ini atau selambat-lambatnya kita bisa bentuk tim asistensi untuk menindak lanjuti aspirasi pemekaran dari empat kabupaten yang ada,"kata dia.

Sebelumnya, Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo mengatakan aspirasi pembangunan ada namun tidak usah dibicarakan karena ada efisiensi.

"Yang kena efisiensi bukan hanya kita saja, tetapi para kepala kampung juga kena efisiensi karena kepala kampung juga kena efisiensi, anggaran kepala kampung juga dipotong,"ujar dia.

Lanjut dia, tetapi andaikan efisiensi sudah berakhir, aspirasi yang pantas diperjuangkan yaitu pemekaran kabupaten, lantaran Provinsi Papua Selatan cuma empat kabupaten.

Kedepan, kabupaten-kabupaten yang ada, wilayah pelayanannya terlalu besar sehingga mungkin bisa dimekarkan.

"Kita di Asmat sudah siapkan, nanti Asmat Tengah dan Asmat Selatan. Mudah-mudahan itu bisa diperjuangkan ke Kemendagri,"kata dia.

Provinsi lain, kata dia, kabupatennya delapan, enam, tapi Papua Selatan hanya empat kabupaten. Dengan adanya pemekaran supaya ada peluang yang cukup membangun daerah dan mempercepat pembangunan.

"Sehingga memberikan peluang juga kepada kita punya anak-anak, karena generasi ini terus bertumbuh, tiap tahun ratusan anak Asmat lulus sarjana tetapi tidak mendapat pekerjaan,"ujarnya.

Menurutnya, aspirasi ini sudah disampaikan ke Kemendagri beberapa tahun lalu, namun belum membuahkan hasil.

Untuk itu, ia memohon kepada Gubernur untuk memperjuangkan kembali aspirasi pemekaran kabupaten ini.

Sekadar informasi setelah dialog, Gubernur Apolo Safanpo menyerahkan  ratusan bantuan sembako kepada masyarakat Kampung Syuru.

 

Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan

  • Tags:
  • -Transportasi Bus ASN
  • 120 Tahun Masuknya Injil
  • 1447
  • 200 kupon
  • 2025–2029
  • 32
  • 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
  • 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
  • 8 Aksi Konvergensi
  • AMDAL

Share post :