Pemprov Tegaskan Pembangunan Bertujuan Sejahterakan Rakyat
Sabtu,30 Mei 2026
Merauke - Pemerintah Provinsi Papua Selatan menegaskan bahwa tujuan pembangunan yang dilakukan bertujuan untuk mensejahterakan rakyat
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menegaskan, tujuan dari negara-negara dan semua bangsa didunia melaksanakan pembangunan hanya satu yaitu ingin rakyat sejahtera.
"Hanya satu itu saja, tidak ada tujuan lain,"kata Gubernur Apolo disela-sela penyampaian materi dalam diskusi publik PSN dan kesejahteraan masyarakat yang digelar oleh Barisan Merah Putih (BMP) RI bekerja sama dengan BMP Kota Jayapura di Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Sabtu (30/5/2026).
Ia mengatakan, untuk mencapai tujuan itulah,maka pembangunan dilaksanakan di semua bidang, di semua sektor.
Lanjut dia, untuk mencapai kesejahteraan itulah maka dibagi tugas, mereka yang di bidang pendidikan, kesehatan, pertambangan, perikanan, pertanian kerja apa, semua sektor ini dikerjakan setiap hari.
"Semua sektor ini dikerjakan dengan tujuan hanya satu, rakyat kita, saudara-saudara kita, hidupnya harus sejahtera dari waktu ke waktu,"tegas Gubernur Apolo.
Apolo menyebut, yang belum sejahtera hidupnya akan dievaluasi, setiap pekerjaan yang dikerjakan harus dievaluasi.
"Kalau kita tidak ingin sejahtera, ya sudah kita tinggal saja, pagi kita ambil parang, ambil tali lalu pasang jerat, nanti besok pagi ada biawak yang terjerat kita bawa masak lalu tidur, selanjutnya begitu terus,"ujarnya.
Ia mengatakan, tetapi kalau mau tumbuh dan berkembang, mau anak-anak hidup lebih baik kedepan maka harus dilakukan upaya-upaya untuk perbaikan-perbaikan di bidang pendidikan, kesehatan.
"Di bidang kesehatan, kalau orang tua kita sakit-sakitan maka anak-anak kita harus sehat,"kata dia.
"Di bidang pendidikan, kalau orangtua kita pendidikannya hanya sampai SD, anak-anak kita harus kuliah,"ujarnya lagi.
Lanjut dia, demikian seterusnya dibidang pertanian dan bidang lainnya, harus tumbuh, harus berkembang.
"Kita tidak bisa setiap hari minta-minta orang, kita harus petakan wilayah kita,"tegas dia.
Apolo menjelaskan, hutan yang dimiliki saat ini, milik anak-anak dan cucu-cucu. Hutan ini, menurut fungsinya ada tiga pertama hutan konservasi.
Kemudian, kedua hutan lindung, dan ketiga adalah hutan produksi. Hutan konservasi fungsinya melestarikan seluruh kehidupan baik tumbuhan, hewan dan manusia yang ada didalam hutan itu.
Selanjutnya, hutan lindung fungsinya menjaga cagar alam yang menjadi penyangga bagi kehidupan supaya tidak menjadi bencana.
Sementara, hutan produksi adalah hutan yang bisa digunakan untuk berkebun, sawah, permukiman, tempat usaha supaya bisa makan dan penuhi diri sendiri, dan memenuhi kehidupan dimasa mendatang.
Ia mengaku, selalu mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan harus menjaga ketiga hutan tersebut.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
- Tags:
- -Transportasi Bus ASN
- 120 Tahun Masuknya Injil
- 1447
- 200 kupon
- 2025–2029
- 32
- 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
- 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
- 8 Aksi Konvergensi
- AMDAL