Tingkatkan Ketahanan Digital, Pemprov Papua Selatan Resmi Tutup Bimtek Keamanan Siber dan Sandi
Rabu, 10 Juni 2026
MERAUKE – Pemerintah Provinsi Papua Selatan resmi menutup rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Siber dan Sandi yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 9 hingga 10 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Gubernur Papua Selatan ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem keamanan informasi di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua Selatan, Nugroho Asrianto, ST.,M.Si dalam sambutannya menekankan bahwa Bimtek ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang keamanan siber dan persandian.
"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya Pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam meningkatkan kapasitas SDM di bidang keamanan informasi, keamanan siber, dan persandian. Hal ini sangat krusial guna mendukung penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang aman, efektif, dan terpercaya," ujar Nugroho.
Bimtek ini diikuti oleh peserta dengan pembagian jadwal selama dua hari. Hari pertama dihadiri oleh 80 peserta yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Selatan serta perwakilan pemerintah kabupaten. Sementara pada hari kedua, 40 peserta yang berasal dari Dinas Kominfo Provinsi serta Dinas Kominfo Kabupaten Asmat, Boven Digoel, Mappi, dan Merauke mengikuti pelatihan mendalam.
Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek krusial, di antaranya:
Sosialisasi kesadaran keamanan informasi.
Pemerintahan digital.
Inventarisasi aset dan manajemen risiko.
Pembentukan daftar registrasi Tanda Tangan Informasi Siber (TTIS).
Verifikasi Tata Kelola Manajemen Pengamanan Informasi (TMPI) dan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI),Penerapan IKASANDI
Ketua Tim Penguatan Ekosistem pengamanan Siber dan Sandi pada Provinsi Baru Didik Hardiyanto S.ST.M.T (Sandiman Ahli Madya) berharap seluruh materi, dokumen, serta panduan yang telah disampaikan dapat diimplementasikan dengan baik. "Kami berharap hasil akhirnya nanti dapat meningkatkan penilaian indeks pemerintahan digital baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dengan hasil yang baik," ungkapnya.
Pihak penyelenggara juga memberikan apresiasi tinggi kepada peserta dari empat Kabupaten yang tetap hadir meski terkendala jarak. Komitmen ini dinilai sebagai bukti kuat sinergi antar-Pemerintah daerah dalam membangun ekosistem keamanan Siber yang lebih baik di Papua Selatan.
Menutup rangkaian kegiatan, Asisten III Provinsi Papua Selatan Drs. Alberth A.Rapami, M.AP menyampaikan terima kasih kepada para pemateri, termasuk dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Ia berharap ilmu yang didapat mampu membuka wawasan aparatur dalam membangun ketahanan siber di lingkungan kerja masing-masing.
"Yang kita perlukan adalah sinergitas. Dinas Kominfo Provinsi Papua Selatan selaku leader akan terus membangun komunikasi dan koordinasi berjenjang dengan Pemerintah Kabupaten. Kita harus bergerak bersama untuk memastikan ketahanan siber di wilayah Provinsi Papua Selatan dapat terjaga dengan optimal," tutupnya.
Diskominfo IKP Provinsi Papua Selatan
- Tags:
- -Transportasi Bus ASN
- 120 Tahun Masuknya Injil
- 1447
- 200 kupon
- 2025–2029
- 32
- 38 Ribu Anak Tidak Sekolah
- 5 Pilar Strategi Nasional Penurunan Stunting
- 8 Aksi Konvergensi
- AMDAL